Senin, 27 Juni 2011
Ibu
Ibu…..
Maafkan anakmu
Yang seperti lupa pada mu
Tapi tidak ,ibu..
Aku tiada pernah dan tidak akan pernah lupa padamu
Maafkan aku yang tidak berbakti pada mu
Belum bisa membalas semua budimu
Entah itu harta atau pun permata
Karena anak mu belum bisa seperti yang kau harapkan
Hanyalah do’a pengisi kalbu
Kupersembahkan padamu
ibu…
Tertatih
Tertatih aku di atas rangkaian onak dan duri
Tertatih aku melewati puing-puing kesuramanku
Tertatih aku di antara rimbunan hinaan
Kapan semua itu akan berakhir ?
Kapan ?
Sementara sinar mentari telah mulai condong ke barat
Dan bayangan senja semakin kentara.
Tertatih….
Langganan:
Postingan (Atom)
